Tak Berkategori

WHAT WE SAY – VALERIAN AND THE CITY OF A THOUSAND PLANETS

valerian

Director: Luc Besson

Starring: Dane DeHaan, Cara Delevingne, Clive Owen, Ethan Hawke, Kris Wu, Rihanna, Herbie Hancock, Sam Spruell

Score: 7.5/10

“I’m afraid of a kiss, like a kiss from a bee”- Bubble

Sebuah film yang diadaptasi dari seri komik sci-fi Perancis rekaan Pierre Christin dan Jean-Claude Mézières tahun 1967 ini telah menginspirasi generasi penulis dan sutradara masa kini. Dengan biaya produksi kisaran 197 juta Euro, Valerian termasuk salah satu film dengan budget termahal yang pernah dibuat Perancis. Luc Besson merilis Valerian tahun ini bersamaan dengan ulang tahun ke-50 seri Valerian and Laureline. Sempat terpikir untuk menggunakan bahasa Perancis sebagai bahasa utama, sang sutradara merubahnya menjadi bahasa Inggris dengan tujuan agar dapat mencapai khalayak penonton yang lebih luas. Terpilihnya Luc Besson sebagai sutradara pun tidak lain karena banyak unsur yang terinspirasi dari komik Valerian yang ada di dalam karya-karyanya.

dane

Mayor Valerian (DeHaan) mendapatkan mimpi tentang sebuah planet yang sedang dilanda kehancuran. Prajurit berpengalaman itu kemudian mendapatkan misi untuk mengamankan sebuah transaksi yang membawa serta seekor spesies terakhir dari sebuah planet yang telah hilang. Ironisnya, spesies tersebut merupakan hewan yang juga ada dalam mimpi Valerian, maka dia dan Sersan Laureline (Delevingne) segera mengamankan spesies tersebut. Mereka berdua kemudian singgah di sebuah stasiun besar luar angkasa yang dinamakan Alpha. Sebuah stasiun yang diisi oleh beragam ras alien, hidup dengan damai dari generasi ke generasi. Manusia memimpin stasiun yang juga disebut City of A Thousand Planets tersebut.

Adanya bahaya yang mengancam keselamatan Alpha membuat Valerian dan Laureline mau tidak mau harus membantu Commander Arun Flitt (Owen) untuk mengidentifikasi dan memusnahkan ancaman tersebut. Penculikan Commander membuat Valerian serta partner-nya harus bekerja lebih keras untuk menangkap kelompok yang belakangan ini diketahui sebagai ras Planet Mul, planet yang telah lama punah. Di bawah pengarahan General Okto-bar (Spruell) sebagai pengganti sementara Commander, Valerian dan Laureline akan menghadapi petualangan yang belum pernah mereka lalui sebelumnya.

VALERIAN044

Dari segi latar, kendaraan dan penggambaran karakter ras alien, tidak bisa dipungkiri lagi jika film ini mirip dengan Star Wars. Namun, kita tidak bisa men-judge begitu saja karena sebenarnya, Valerian telah ada sebelum Star Wars lahir. Jadi, bisa dibilang bahwa Valerian menginspirasi George Lucas dalam pembuatan Star Wars. Begitu pula dengan beberapa space opera lainnya. Untuk plot sendiri, Luc Besson selaku penulis screenplay-nya mengambil album seri ke-6 yang berjudul Ambassador of the Shadows yang rilis tahun 1975 sebagai fondasi ceritanya.

Sutradara Lucy ini mengemas Valerian dengan luar biasa. Setiap babak diceritakan dengan rinci, termasuk pengenalan The City of A Thousand Planets yang deskripsinya dijabarkan dengan lengkap di dalam film. Beberapa adegan aksi juga dibuat seakan-akan berputar mengitari seluruh keindahan Alpha. Bahkan, konsep The Big Market di awal film berhasil membuat penonton terkejut akan teknologi pasar antar dimensi. Hingga mencapai pertengahan film, alur cerita masih terlihat jelas membawa Valerian dan Laureline menuju petualangan mereka mengungkap rahasia siapa di balik ancaman ini.

VALERIAN053

Selanjutnya, film diwarnai hal-hal tidak perlu. Penculikan & penyelamatan Laureline terasa kurang penting bagi keseluruhan film. Meskipun penonton mengerti bahwa Luc ingin menunjukkan kecintaan Valerian terhadap Laureline, namun tetap saja makna dari sekuens itu tidak tersampaikan dengan baik. Karakter yang Rihanna mainkan juga tidak berefek pada main story, yang mana membuat semuanya makin terasa seperti disia-siakan (kecuali jika nantinya akan ada sekuel yang berhubungan dengan karakternya Rihanna).

Romansa yang terjalin antara Valerian dan Laureline juga terlihat main-main (atau memang justru romansa seperti itu yang diinginkan?). Sisi romantis sama sekali tidak terlihat. Kadang hal tersebut malah mengganggu keseriusan masalah yang sedang mereka hadapi. Untungnya, ada 3 sosok Doghan-Daguis (The Shinggouz). Cara mereka menawarkan informasi sangatlah unik, lucu dan menghibur. Mereka adalah salah satu ras alien dengan performa scene stealer yang outstanding.

valerian 1

Jelas kalau Valerian and The City of A Thousand Planets bukanlah film terbaik dari Luc Besson. Tapi, bukan berarti kualitasnya di bawah ekspektasi. Banyak fans yang justru memuji. Di Perancis sendiri, Valerian melakukan debut yang luar biasa. Di minggu pertama, tiketnya sudah ludes terjual sebanyak 1,3 juta lembar! Ini menjadikannya sebagai film dengan opening weekend terbesar ketiga di sana setelah The Fate of the Furious dan Despicable Me 3. Well, rasanya sayang juga ya kalau melewatkan film ini. Apalagi, kalau Kamu adalah pecinta film-film sci-fi dan fantasy.

@arifrubbiyanto

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s