Tak Berkategori

WHAT WE SAY – BAYWATCH

bay poster

Director: Seth Gordon

Starring: Dwayne Johnson, Zac Efron, Kelly Rohrbach, Alexandra Daddario, Priyanka Chopra, Ilfenesh Hadera, Jon Bass, Yahya Abdul-Mateen II, Rob Huebel

Score: 6.8/10

Pertama kali yang harus Kamu sadari saat melihat poster film ini adalah, Baywatch berasal dari source material yang sarat akan guilty pleasure. Man, come on! What can You expect from a movie based on a 90s TV shows about lifeguards, starring David Hasselhoff and Pamela Anderson? Yup! A dumb, vulgar comedy, with a lot of muscles and boobs. But they know it, and embrace it! Tidak ada ekspektasi apapun untuk film ini. Selain karena bukan fans serial TV-nya, jujur saja, Baywatch terkena damage yang cukup parah dari kritikus. Tapi setelah menonton filmnya, sepertinya tidak salah juga untuk menghiraukan itu semua. Kemungkinan mereka yang mengkritik belum pernah menonton versi serial TV-nya, jadi belum terbiasa. Atau memang kurang piknik saja.

bay tv

But don’t take it too much as a compliment. Banyak scene yang memang tidak masuk akal di sini. Karena Baywatch menceritakan sekelompok lifeguards yang berusaha untuk membongkar tindak kriminal, maka film diisi oleh aksi-aksi penyamaran dan pengintaian. Then, something non-sense happened. Saya tidak tahu penjaga macam apa yang di-hired oleh villain bernama Victoria Leeds (Chopra) ini. Apakah dia menganggap remeh lawan? Soalnya Mitch Buchannon (The Rock) dkk mengerjakan segala hal tanpa gangguan. Bagaimana mungkin Matt Brody (Efron), yang menyamar sebagai wanita dengan pakaian super seksi, dibiarkan begitu saja? Bagaimana mungkin Stephanie (Hadera), Ronnie (Bass) dan CJ (Rohrbach) bisa segampang itu menyelinap ke salah satu ruangan penting di kapal Victoria? Terus waktu mereka terancam, dari arah dalam tiba-tiba muncul Summer (Daddario), teman mereka yang lain. Tunggu sebentar, gimana caranya cewek ini ada di dalam ruangan lebih dulu kalau ternyata di sana ada penjaganya? That’s…. weird.

bay 3

Apakah ada yang peduli tentang hal-hal tadi? Tidak tahu. Tapi, kata-kata’an receh yang mostly datang dari karakter Mitch masih bikin tertawa. Serius.

Zac Efron dan The Rock adalah duet bodoh yang begitu menghibur. Chemistry antara keduanya sangat bagus dan efek dari hubungan mereka terlihat berpengaruh kepada tim. Mitch adalah leader yang hebat. Dia pastinya kuat secara fisik, berkarisma, disukai banyak orang. Dedikasi terhadap pekerjaan juga membuat Mitch spesial. Di sisi lain, Matt Brody adalah pecundang. Dia adalah mantan atlet Amerika peraih dua medali emas. Sayangnya, apa yang Matt lakukan di Olimpiade membuat malu Negara dan dirinya sendiri. Kesombongan Matt menjadi kisah lain yang bisa dinikmati di film ini karena dia itu tipe orang yang lebih cocok bekerja sendiri. Bagaiamana dia bisa mingle ke dalam tim, dan bagaimana caranya Mitch menangani orang ini menjadi pelarian penonton di samping misi utamanya: menguak kasus dugaan pengedaran narkoba.

bay 2

Bagian paling lucu dari film ini adalah ketika Mitch berulang kali mem-bully Matt. Sejak pertama kali bertemu (ciee..) Mitch tidak mau memanggil Matt dengan nama asli. Itu benar-benar terjadi, dan keluarlah semua nama pengganti berbau pop culture kekinian yang dilayangkan Mitch untuk Matt. Jokes ini berhasil mengangkat Baywatch, tapi tidak ada yang bisa mengimbanginya. Yahya Abdul-Mateen berperan sebagai polisi yang selalu meng-under estimate para lifeguards. Usaha ini dilakukan lebih dari sekali, namun tidak ada satu pun yang berkesan. Jon Bass juga kurang berhasil menjadi badut film. Tingkah konyolnya seperti saat dia bernyanyi dan menari jatuhnya malah lebih ke silly, daripada funny.

bay 1

Ditambah spesial efek murah meriah di banyak adegan aksi, Baywatch mencoba untuk menjadi diri sendiri. Celakanya, mereka lupa kalau dibutuhkan sesuatu yang lebih dari sekedar “praise the original”. Film ini membiarkan banyak flaws terjadi karena asumsi bahwa itulah yang selama ini disaksikan di layar kaca. Menghibur? Ya. Bodoh? Ya juga. Apakah kebodohan ini dapat diterima? Well, tergantung. Selama masih ada peraturan tidak boleh membawa minuman beralkohol ke dalam studio, mungkin yang bisa dijadikan ukuran adalah seberapa beratnya beban pekerjaanmu di kantor. Oh iya, sedikit info, jangan beranjak dulu karena ada mid credit scene yang menampilkan David Hasselhoff dan The Rock. Berdasarkan info dari sumber terpercaya, scene ini diambil di salah satu pulau yang dimiliki David, yaitu Gili Air.

@adam_sarga

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s