Tak Berkategori

WHAT WE SAY – SPIDER-MAN: HOMECOMING

spidey poster 1

Director: Jon Watts

Starring: Tom Holland, Michael Keaton, Robert Downey Jr., Zendaya, Laura Harrier, Jon Favreau, Marisa Tomei, Tony Revolori, Abraham Attah, Jacob Batalon

Score: 9.2/10

Hasil kompromi yang berbuah baik.

Tidak salah kalau Kamu berpendapat bahwa Spider-Man di ambang kegagalan setelah film The Amazing Spider-Man 2 jatuh di Box Office, dan banyak mendapatkan review negatif. Situasi makin kacau akibat tingkah laku Andrew Garfield yang menyalahkan tim atas hasil ini, plus mangkir dari undangan perjamuan atasannya sendiri. Sony dan Columbia Pictures kemudian berbenah. Setelah memecat Andrew, mereka kemudian bekerja sama dengan Marvel Studios dalam pembuatan Homecoming. Mengangkat aktor muda berbakat Tom Holland sebagai Peter Parker yang baru, film ini mencoba untuk tidak kembali membuat kisah pertama Spidey, namun kisah pertama Peter Parker. Jadi jangan harap Kamu akan kembali bersua dengan masa lalu seperti Uncle Ben, atau saat-saat di mana Peter digigit laba-laba.

spidey

So, yang harus mereka lakukan sekarang adalah membuat Peter senyata mungkin. Sutradara Jon Watts mengembalikan kodratnya sebagai “anak kecil”, dan semua konflik akan muncul dari sana. Masa-masa Peter saat masih SMU mewarnai film menjadi jauh lebih cerah dibanding yang sebelumnya. Hal ini kemudian ditambah dengan masuknya referensi film-film Marvel terkini, salah satunya adalah Civil War. Peter yang bersemangat karena dipanggil untuk melawan grup Captain America di Jerman sangat berharap kalau dirinya diterima sebagai anggota tetap Avengers. Sayang, Tony Stark masih belum berani melakukan itu. Walaupun Peter “dihadiahi” sebuah kostum canggih, dia tidak kunjung mendapat panggilan tugas yang diinginkan.

spidey 2

Homecoming adalah film pembuktian. Bagaimana Peter Parker bisa menepis keraguan yang ada. Untuk itu, dia melakukan hal yang mungkin akan kamu lakukan juga agar terlihat keren di sekolah yaitu berbohong kepada teman-temannya kalau dia sedang magang di Stark Industries, dan mengaku sebagai teman dari Spider-Man. Gejolak emosi anak remaja ini juga dibumbui oleh dorongan sahabatnya untuk segera mengaku. Bukan tanpa sebab, Peter sejak lama sudah naksir salah seorang cewek di sekolahnya. Pengakuan ini bisa saja membuat hidupnya berubah, dan mendapatkan si gadis pujaan. Bagaimana cara Peter menyeimbangkan antara kehidupan sekolah, pertemanan, percintaan dan keinginan untuk menjadi superhero membuat film ini semakin seru untuk disaksikan. That’s why we love “The High School Spider-Man”.

rdj

Di lain sisi, Robert Downey Jr. sempat membuat ketakutan karena bukan tidak mungkin dia akan membayang-bayangi Peter. Tapi ternyata, hal itu tidak terjadi. Tony Stark di sini hanya berperan sebagai mentor yang mengawasi dari jauh, dan bertindak ketika betul-betul dibutuhkan. Relasi antara Peter dan Tony cukup tak terduga, di mana nyatanya tidak sebecanda yang Saya kira sebelumnya. Tony adalah salah satu dedengkot Avengers. Dia pasti berpikir panjang atas segala tindakan yang diambil, dan merekrut Peter adalah salah satu di antaranya. Hubungan ini terus berkembang sepanjang film. Dari status mentor dan mentee, hingga seakan terlihat seperti ayah dan anak. Menarik untuk menunggu bagaimana kisah antara dua jagoan ini akan berlanjut di kemudian hari..

Michael Chernus;Michael Keaton;Photographer select

How about the villain? It’s surprisingly good! Michael Keaton berperan sebagai Birdman, ups sorry, Vulture. Karakter ini membuka Homecoming, sehingga penonton bisa tahu dengan jelas asal usulnya dan lebih perhatian terhadap karakter Vulture. Yes, he is the bad guy, but there is something different. Berangkat dari kelas pekerja yang sehari-harinya memungut barang-barang bekas peninggalan Avengers, Adrian Toomes membawa isu sosial ke dalam film. Sebagai pemimpin para scavangers, dia berjuang bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk seluruh anggota tim dan keluarga mereka. Jika orang-orang ini kehilangan pekerjaan, mereka akan habis. Maka dari itu, saat utusan Stark datang dan mengusir, Adrian dkk mengikuti apa yang mereka lihat: dunia yang telah berubah.

tom 2

Terakhir, Tom Holland. OMG, dia sangat cocok berperan sebagai Peter! Beberapa orang bilang kalau dia tidak terlihat nerd, tapi itu tak mengapa karena kita masih bisa melihat kepintarannya yang di atas rata-rata. Tom bisa memperlihatkan Peter Parker muda yang naif. Dia tidak segan melakukan hal-hal receh sebagai superhero. Semua dia kerjakan sukarela agar bisa gabung dengan Avengers. But yeah, no matter how hard he’s trying, Peter is still a kid. Tom dan Peter menyatu sehingga membuat karakter ini selayaknya anak biasa, dengan masalah anak sekolahan juga. Di akhir film, Peter mulai memahami apa yang sedang dipelajari, sehingga kualitas dia yang sesungguhnya keluar dan itu sungguh dewasa dan bikin bangga.

spidey 3

Spider-Man: Homecoming secara resmi menambah panjang catatan positif dari superhero movies tahun ini. Apa yang mereka lakukan memang ada kurangnya, seperti sajian aksi yang masih biasa dan hubungan khusus antara Peter dengan orang-orang terdekatnya. Namun kekurangan ini masih ditolerir mengingat Homecoming adalah standalone film pertama dari Spidey di MCU, sehingga penafsiran yang jelas untuk karakter Peter Parker lebih diperlukan. Tapi ingat, tidak selamanya alasan ini bisa bertahan. Spider-Man harus lebih berkembang agar tidak sekedar main aman.

@adam_sarga

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s