Tak Berkategori

WHAT WE SAY – THE MUMMY

mummy poster 2

Director: Alex Kurtzman

Starring: Tom Cruise, Sofia Boutella, Russell Crowe, Annabelle Wallis, Jake Johnson

Score: 7.8/10

Pertama kali mendengar kabar The Mummy bakal di-reboot, tidak ada ekspektasi apapun yang muncul. Bahkan yang ada justru rasa pesimis karena anggapan kalau ini hanya latahan biasa, dengan aktor sekelas Tom Cruise di dalamnya. Namun, semua berubah 180 derajat ketika pihak Universal mengumumkan bahwa The Mummy akan menjadi gerbang pembuka bagi sebuah “shared universe” baru yaitu Dark Universe. Langkah yang cukup cerdik karena Universal menjadikan monster-monster klasik sebagai objek utama, dan memang beberapa monster itu berada di bawah naungan mereka. Di satu sisi ini berdampak positif bagi The Mummy karena cerita yang mereka bawa menjadi lebih segar dibanding film-film sebelumnya. Namun, patut diingat kalau film ini tidak hanya menyangkut mummy sehingga berpotensi untuk menodai inti cerita.

mummy 6

Sutradara Alex Kurtzman sangat bersemangat menanggapi hal ini. Kepada majalah EMPIRE, Alex justru merasa antusias karena ini adalah kesempatan emas untuk membuat sebuah film monster yang nyata dan berada di level tertinggi. The Mummy masih setia dengan plot lamanya. Hanya saja, ada beberapa hal yang membuat film ini jadi terlihat berbeda. Pertama adalah latar waktu yang mengambil masa kini, dilanjutkan oleh bentrokan antara elemen sains dan mistis. “Seluruh teknologi modern menjadi tidak berguna ketika berhadapan dengan ancient evil.”, ungkapnya. Untuk itu, dia membutuhkan seorang tokoh antagonis yang tepat. Akhirnya, muncul karakter Ahmanet yang diperankan oleh aktris cantik asal Aljazair, Sofia Boutella.

mummy 4

Poster The Mummy dengan jelas menunjukkan seberapa besar pengaruh dua karakter utama. Keputusan yang tepat diambil dengan menjadikan Ahmanet sebagai karakter terkuat yang ada di film. Dia adalah putri Fir’aun yang terancam batal naik takhta. Dikuasai amarah dan nafsu berkuasa, Ahmanet meminta bantuan kepada Set yang juga dikenal sebagai “Dewa Kegelapan” bangsa Mesir Kuno. Sayang, usaha Ahmanet gagal. Dia tertangkap, kemudian dibungkus hidup-hidup dan dihapus dari sejarah bangsa. Bertahun-tahun setelahnya, seorang tomb raider bernama Nick Morton membebaskan Ahmanet secara tidak sengaja. Setelah terbebas dari “penjara”-nya, Ahmanet bangkit kembali untuk menguasai dunia, sekaligus menjadikan Nick sebagai tumbal.

mummy 5

Ahmanet dan Nick Morton adalah tulang punggung film yang ditampilkan dengan cara berbeda. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Ahmanet adalah karakter terkuat. Latar belakang, keinginan dan kekuatannya untuk mencapai tujuan terlihat dengan jelas. Ini merupakan poin penting karena The Mummy memang film tentang dirinya. Sedangkan Nick adalah orang biasa yang diperalat oleh situasi ekstrim. Tidak banyak yang bisa diketahui tentang Nick, salah satunya adalah masa lalu yang tidak jelas. Mungkin ini masih disimpan untuk film berikutnya karena bisa saja ada keterkaitan khusus antara hidup Nick dengan takdir yang menjadikannya “The Chosen One”. Relasi antara dua karakter ini ditampilkan dengan baik karena penonton bisa merasakannya mulai dari awal film, kemudian terus berkembang hingga akhir.

The Mummy

Selain itu, nuansa kegelapan dirancang sedemikian rupa untuk menyelimuti The Mummy. Ketegangan yang diliputi oleh hal-hal berbau mistis dieksploitasi secara maksimal. Ini adalah senjata andalan film, yang bahkan lebih berasa ketimbang adegan-adegan aksinya sendiri. Beberapa elemen nostalgia juga kembali dihadirkan seperti monster berbentuk badai pasir yang menyerbu London, kutukan yang diderita beberapa karakter dan sedikit sentuhan humor. Karakter Chris Vail (Johnson) menjadi scene stealer. Dialognya dengan Nick tidak hanya memunculkan sisi bromance, tapi juga sangat menghibur.

mummy 3

The Mummy juga menjadi film yang pas untuk mengawali Dark Universe. Walaupun kesannya terlalu mencemari dan menunjukkan niat Universal yang ingin segera eksekusi, ini merupakan langkah yang bisa dimengerti. kehadiran Dr. Jekyll (Crowe) sedikit banyak mempengaruhi alur film ini. Dia adalah pembeda masa lalu, sekaligus penyambung masa depan. Dokter yang juga punya alter ego berbahaya ini adalah orang yang mempelajari makhluk-makhluk tersebut, kemungkinan sejak lama. Mulai dari sini, bisa ditebak, di dalam labroratoriumnya akan ada beberapa easter eggs. Meskipun belum bisa dipastikan, salah satu yang paling menonjol adalah petunjuk yang merujuk pada film The Creature of Black Lagoon (1954). Lalu ada juga beberapa tengkorak yang memiliki taring.

mummy 8

The Mummy versi kekinian dibentuk dengan cara mengikuti perkembangan zaman. Memasukkan kisahnya menjadi salah satu proyek besar membuat film terlihat lebih spektakuler, gelap, namun meninggalkan banyak ruang kosong. Ending yang terbuka membuat arah tujuan sulit diterka. Apakah menuju kepada film lanjutan The Mummy, atau efek film ini terhadap pengembangan Dark Universe nanti.

@adam_sarga

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s