Tak Berkategori

WHAT WE SAY – LION

lion-poster

Director: Garth Davis

Starring: Dev Patel, Sunny Pawar, Nicole Kidman, Rooney Mara, David Wenham, Abhishek Bharate, Divian Ladwa

Score: 9/10

A beautiful movie with super-inspiring story.

Tentu sebuah privilege yang tidak boleh dilewatkan ketika Saya mendapat kesempatan untuk menonton film ini terlebih dahulu di acara Festival Sinema Australia Indonesia 2017. Rasa antusiasme ini semakin menjadi-jadi karena Lion berhasil mendapatkan enam nominasi Oscar, salah satunya kategori ‘Film Terbaik’. Penasaran jadinya, apa sih yang dimiliki oleh film ini? Apa yang membuatnya keren dan berbeda selain isu “diversity”?

lion-4

Well, ternyata lebih dari sekedar itu. Lion adalah sebuah kisah nyata yang luar biasa dan dikemas dengan cantik penuh panorama. Menyuarakan  realita sosial di salah satu negara dengan penduduk terpadat di dunia. Terdapat sekitar 80.000 anak hilang di India setiap tahunnya. Mereka terpisah dari orang tua dan menjalani hidup terlantar di jalanan atau berada di panti asuhan sambil berharap sesuatu yang mustahil terwujud. Saroo Brierly salah satunya. Setelah berpisah dengan kakaknya di stasiun kereta, Saroo melanglang buana di Kolkata – India. Setelah ditampung, Saroo kecil (Pawar) diadopsi pasangan Australia yaitu Sue (Kidman) dan John (Winham). Beranjak dewasa, Saroo (Patel) mulai galau dan mengalami krisis identitas. Ia lalu mencari asal usulnya dengan memanfaatkan teknologi Google Earth.

sunny

Tidak ada aktor utama di film ini. Sutradara Garth Davis dan scriptwriter Luke Davies betul-betul membuat cerita Lion menjadi sebuah perjalanan personal yang dibagi menjadi dua babak. Babak pertama adalah saat Saroo masih berusia lima tahun, dan yang kedua berlatar waktu 25 tahun kemudian. Aktor cilik Sunny Pawar memerankan Saroo kecil yang menggemaskan. Walaupun masih hijau banget, Sunny ternyata sangat pandai berakting dan sukses mencuri perhatian. Saroo kecil bukanlah bocah cengeng, melainkan sangat enerjik dan adaptif dalam membaca lingkungan barunya. Berkali-kali dia harus lari menghindar dari ancaman dalam kondisi yang buruk. Saroo kecil belajar dari apa yang dia lihat dan rasakan saat itu, yang mana sangat mengenaskan. Hebatnya, Saroo kecil tetap tegar dan optimis kalau dia bisa kembali dan bertemu Ammi (ibu) nya. Kekuatan mental yang luar biasa untuk anak seumurannya, dan Sunny Pawar sukses menularkan semangat tersebut ke penonton. Bravo!

lion-2

Kemudian masuk ke babak berikutnya ketika Saroo dewasa diperankan oleh Dev Patel. Menikmati hidup yang sudah berbalik 180 derajat, Saroo diasuh dengan sangat layak oleh pasangan Sue dan John. Berbeda dengan Indian Saroo, dinamika kehidupan Australian Saroo bersifat domestik dan kekeluargaan. Hadirnya saudara tiri yaitu Mantosh (Ladwa) membuat situasi semakin tidak mudah untuk keluarga ini. Masalah adopsi, identitas diri dan kasih sayang menjadi ‘segitiga bermuda’ yang dihiasi pemandangan memikat wilayah Tasmania. Pujian kembali diberikan karena walaupun pace-nya terasa jauh lebih lambat, sutradara berhasil menampilkan realita dua dunia yang berbeda dengan nyata.

lion-2

Memerankan Saroo dewasa menjadi penampilan yang paling impresif dari seorang Dev Patel. Kualitasnya terlihat sebagai Saroo yang bergulat dengan ketidakpastian. Dibandingkan paruh pertama, highlight paruh kedua film terasa kurang menggigit karena hanya memperlihatkan saat Saroo berusaha mencari kampung halamannya. Ya, hanya orang yang sibuk dengan laptop-nya. Namun, Dev bisa menutupi hal tersebut dengan performanya yang sarat emosi. Dia menjadikan kekurangan film ini sebagai kelebihan. Kita bisa melihat perkembangan Saroo yang bersemangat hingga mengorbankan banyak hal, sampai Saroo yang putus asa dan terlihat menyedihkan. Selain Dev, Garth juga menunjukkan rasa stress Saroo dengan cara yang paling gila. Bukannya bosan, penonton malah dibikin semakin penasaran akan hasil akhir yang didapatkan Saroo nantinya.

nicole

Kecemerlangan ini didukung pula oleh aktor lainnya. Nicole Kidman masuk nominasi Oscar di kategori Actress in Supporting Role lewat perannya sebagai Sue Brierly. Walaupun bukan ibu kandung, kasih sayang Sue sangat besar pada Saroo dan Mantosh. Aneh juga melihat sikap tulus dan perhatian pasangan Brierly, apalagi mereka sampai mengadopsi dua anak. Motif apa yang dimiliki pasangan ini? Nah, pertanyaan tersebut akan terjawab dan itu menjadi salah satu scene yang sangat powerful dari Nicole selain alasannya yang juga di luar dugaan.

lion-5

Setiap film dibangun dari sebuah mimpi dan mimpi Saroo untuk kembali pulang menjadi semangat film ini. Fakta bahwa Saroo sudah menghilang selama 25 tahun membuat Saya kagum dan tidak habis pikir. Lion berhasil membawa penonton untuk ikut larut merasakan ketersesatan ini tanpa efek-efek dramatisir yang berlebihan. Tidak salah kalau Kamu mempersiapkan tisu karena itu akan berguna di akhir. Apalagi film ini turut menampilkan rekaman video asli saat ibu biologis Saroo bertemu dengan Sue yang sengaja datang ke Ganesh Talai. Aduh, rasanya ingin menangis bahagia. 🙂

@adam_sarga

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s