Tak Berkategori

WHAT WE SAY – xXx: RETURN OF XANDER CAGE

x-poster

Director: D.J. Caruso

Starring: Vin Diesel, Deepika Padukone, Donnie Yen, Toni Collette, Ruby Rose, Nina Dobrev, Samuel L. Jackson, Kris Wu, Michael Bisping, Tony Jaa, Rory McCann, Hermione Corfield, Tony Gonzalez, Ariadna Gutierrez, Neymar Jr.

Score: 7.5/10

Xander Cage is back! Setelah absen di film kedua, awal tahun ini Vin Diesel kembali menjadi agen penganut X-Games garis keras, “Triple X”. Cukup mengejutkan mengingat 2017 baru saja dimulai, dan film ini rilis di saat orang-orang masih ramai membicarakan film-film “Oscar buzz” seperti La La Land dan Arrival. Hadirnya xXx: Return of Xander Cage menjadi sebuah anomali karena film-film blockbuster biasanya tayang pada musim panas nanti. Well, setidaknya sekarang kita punya pilihan tontonan baru. Sebuah film aksi tingkat tinggi yang dibintangi oleh banyak aktor laga dari seluruh dunia.

x-6

Inti permasalahan dari kisah xXx kali ini adalah “Pandora Box”, sebuah benda yang akan memberimu kekuatan untuk mengontrol satelit di seluruh dunia, which is, secara tidak langsung mengontrol dunia. Tinggal pilih mau mengontrol satelit yang mana, dan Kamu bisa menjatuhkan satelit tersebut langsung ke Bumi hanya denga menekan tombol saja. Keberadaan Pandora Box jadi rebutan banyak orang, termasuk sekelompok penjahat yang dipimpin oleh Xiang (Yen). Setelah Xiang dan kelompoknya mencuri Pandora Box dengan mudah, agen Jane Marke (Collette) pergi ke Republik Dominika untuk meminta bantuan Xander Cage (Diesel).

x-5

Setelah kembali bergabung, Xander membentuk timnya sendiri yang terdiri dari “the good”, “the extreme”, dan “the completely insane”. Mereka adalah Adele (Rose) – penembak jitu yang sudah berkali-kali mengalami patah tulang, Tennyson (McCann) – driver gila yang sedang mengejar tabrakannya yang ke-200 kali, dan seorang DJ bernama Nicks (Wu). Didukung oleh peralatan canggih yang diciptakan oleh Becky (Dobrev) alias Q versi cewek, mereka siap untuk mendapatkan kembali Pandora Box dari tangan Xiang yang sedang berada di Filipina.

x-2

Kalau ngomongin soal aksi, film ini jagonya. Return of Xander Cage adalah filmnya Vin Diesel yang isinya full berantem dan stunts keren. Selain Vin dan Donnie Yen, kita bisa menikmati pertarungan tangan kosong lainnya dari karakter Hawk dan Talon yang diperankan oleh atlet UFC Michael Bisping dan Tony Jaa. Mereka berempat punya cara bertarung yang berbeda untuk menghabisi musuh-musuhnya. Xander yang ekstrim dan bisa memanfaatkan apapun (termasuk motorcross), Hawk dengan gaya petarung ocatgon yang berat dan banyak omong, Talon yang lebih ringan, lentur dan banyak gaya, kemudian Xiang dengan Wing Chun nya yang berkelas. Mereka berempat, baik itu secara individu atau tim, berhasil membuat film ini punya fight scenes yang menghibur dan menjadi alasan untuk tidak beranjak dari tempat duduk.

x-3

Bagaimana dengan para ladies? Well, they are badass too. Deepika Padukone menjadi Serena, “love interest” Xander yang tidak mudah ditaklukkan karena prinsipnya yaitu “tidak ada yang namanya orang baik”. Adele adalah mata untuk tim. Dia penembak yang liar, dan Ruby Rose melakukan tugasnya dengan baik. Kesan badass Adele selain muncul dari tampilannya yang maskulin, juga dari caranya menghabisi musuh. Relasinya dengan Serena membuat mereka jadi duet yang solid, berbahaya, dan memikat tentunya. Nina Dobrev jadi yang paling cerewet di tim. Dia adalah tech savy yang “cewek banget”. Kekagumannya pada Xander yang terlalu berlebihan suka bikin risih, tapi justru itu yang membuatnya diingat. Setidaknya ada yang berkelakuan manis dan menggemaskan di dalam tim.

x-4

Sayang, film ini terasa sangat sesak. Imbas dari terlalu banyak karakter baru adalah tidak semuanya memiliki spesifikasi keahlian yang jelas. Yang paling kentara adalah Nicks. Apa kelebihannya selain menjadi seorang DJ? Tidak ada. Nicks jadi satu-satunya karakter yang lemah dan aneh rasanya seorang Xander Cage memilih DJ dalam timnya. Kris Wu juga tidak menampilkan performa yang mengesankan padahal karakter ini awalnya menarik perhatian. Akan lebih baik kalau Nicks punya keahlian lain yang bisa membantu tim di saat genting, misalkan ahli peledak atau strategi. Kalau dia tidak punya itu, lebih baik karakter ini dimatikan saja di film berikutnya. Dia sama sekali tidak menonjol.

x-1

Masuk ke ceritanya yang sangat biasa. Memang sih tidak terlalu membosankan karena ada sedikit intrik di dalamnya (dan tertutup adegan aksi yang wah), namun jelas xXx tidak berfokus pada cerita untuk film ketiga. Tidak ada sesuatu yang baru ditawarkan oleh film ini. Musuh-musuhnya sangat lemah dan mudah diprediksi. Kata-kata Xander kepada Jane tentang “Pemberontak vs Tiran” adalah kunci untuk keseluruhan cerita yang klise. Vin mungkin mempersiapkan cerita yang lebih seru untuk film berikutnya dan hanya kembali memperkenalkan franchise ini karena sudah mati 12 tahun lamanya. Atau, dia memang sedang fokus ke Furious 8.

xXx: Return of Xander Cage cocok buat Kamu yang memang sedang cari hiburan ringan, gila dan eksplosif untuk mengisi waktu senggang. Oh, soundtrack-nya juga keren-keren seperti “All The Way Up” dari Fat Joe ft. Remy Ma dan “In My Foreign” dari The Americanos yang video klipnya bisa dilihat di atas. Overall, this one is a crowd pleaser, especially if you watch it in IMAX.

@adam_sarga

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s