Tak Berkategori

WHAT WE SAY – WHY HIM?

wh-poster

Director: John Hamburg

Starring: James Franco, Bryan Cranston, Zoey Deutch, Megan Mullaly, Griffin Gluck, Keegan-Michael Key, Zack Pearlman, Kaley Cuoco-Sweeting, Cedric the Entertainer

Score: 7.3/10

Siapa sih yang tidak mau anak perempuannya punya pacar seorang bilyuner muda? Apalagi bilyunernya adalah seorang James Franco. Aduh, menantu idaman banget kan! Cuman, gimana jadinya kalau si James Franco yang super tampan ini ternyata punya sifat yang tidak biasa? Hidupnya bebas merdeka, mau pakai baju atau tidak terserah dia, dan kata-katanya vulgar tak terkontrol? Well, yang terjadi adalah kecanggungan tingkat dewa antara calon menantu dan mertua. 😀

wh-9

Why Him? Bercerita tentang seorang ayah bernama Ned Fleming. Ia punya keluarga yang bahagia dan bisnis yang (nampaknya) baik-baik saja. Salah satu anaknya adalah Stephanie (Deutch), mahasiswi Stanford yang berpacaran dengan seorang bilyuner Silicon Valley, Laird Mayhew (Franco). Setelah Ned berkenalan dengan Laird lewat sebuah insiden yang memalukan, Ned dan keluarganya pergi menemui Steph di California. Kejutan, alih-alih tinggal di hotel, Steph malah menggiring seluruh anggota keluarganya untuk bertemu dengan Laird dan menginap di rumah Laird yang mewah.

wh-1

Situasi awkward antara Laird dan keluarga Ned jadi hiburan utama film ini, apalagi di saat-saat awal. Ned sangat kaget melihat kelakuan Laird yang begitu bebas berekspresi. Omongannya gak disaring! Berbagai macam kata-kata kasar keluar dari mulut si bilyuner muda yang ternyata menjadi caranya untuk mengendalikan situasi ketika gugup. Tapi tetap saja, kata-kata ini tidak pantas didengar, apalagi untuk adik laki-laki Steph, Scotty (Gluck), yang masih berusia belasan. Di momen-momen awal ini kita akan tertawa melihat betapa paniknya Ned dan Barb Fleming (Mullaly) memperingatkan Laird untuk menjaga mulutnya. Di sisi lain, Scotty mulai kagum dan menganggap Laird benar-benar keren!

wh-2

Cerita kemudian berfokus pada dua karakter utama; Ned dan Laird. Sekacau-kacaunya Laird, dia ternyata seorang gentleman loh! Maksud Laird mengundang Ned dan keluarga ke rumahnya ternyata untuk meminta restu Ned sebelum menikahi Steph.Tanggapan Ned? He is totally speechless. Jawabannya sudah jelas: dia tidak akan membiarkan hal itu terjadi.

Nah, mulai dari sini Why Him? semakin asik dinikmati. Hubungan antara Ned dan Laird yang bermasalah dan misunderstood sangat menarik untuk disimak. Laird menganggap dia tahu dan mengerti semuanya tentang Ned, sedangkan Ned tidak mengerti apa maksud dari semua yang dilakukan Laird. Laird melakukan segala cara agar Ned memanggilnya “Nak”, sedangkan Ned menolak semua upaya Laird sejauh-jauhnya. Mereka jelas tidak cocok dalam hal apapun, tapi begitulah adanya.

wh-3

Konflik kocak ini tidak akan bisa dinikmati tanpa akting yang mengagumkan dari masing-masing pemerannya. Bryan Cranston dan James Franco sangat cocok sebagai Ned Fleming dan Laird Mayhew. Bryan menunjukkan pengalaman beraktingnya sebagai Ned. Terbukti, dia bisa membuat penonton tertawa hanya dengan melihat mimik wajah atau gerak-geriknya yang jenaka. Bryan juga sukses membawakan karakter Ned yang kolot dan membosankan, tapi sangat menyayangi keluarga terutama Steph yang jauh dari rumah. Makin semrawut hidup Ned karena perusahaan percetakannya yang punya semakin banyak saingan.

wh-4

Kemudian ada James Franco. Man, he’s totally awesome! Asal tahu saja, Laird Mayhew adalah tipe karakter yang sulit diperankan. Orang macam ini akan terus berada di bawah lampu sorot dan harus menjadi pusat perhatian di setiap scene. Tidak ada aktor yang lebih cocok untuk memerankannya selain James yang terkenal charming dan eksentrik. James berhasil menjadi attention seeker di sini berkat aura positif, jiwa muda, dan keceriaan Laird yang malah terlihat bodoh. Sutradara John Hamburg (Meet the Parents) dan penulis naskah Jonah Hill seperti membuat karakter ini memang dirancang untuk James.

wh-6

Bagaimana dengan komedinya? Sebenarnya sih biasa saja. Why Him? menawarkan lelucon-lelucon kekinian a la Silicon Valley dengan memanfaatkan isi rumah Laird sebagai bahan candaan. Mereka menggunakan kecanggihan teknologi dari suara A.I. bernama Justine (Cuoco-Sweeting), dan toilet sakti yang bisa membersihkan sekaligus memberikan rasa nyaman pemakainya (yah, semacam itu). Culture shock yang menimpa Ned dan Barb ketika berurusan dengan hal-hal macam ini jadi hiburan tersendiri. Di sini kita juga bisa melihat isu generation gap ketika mereka yang lebih tua kerap kesulitan beradaptasi menghadapi perkembangan zaman. Bahkan mereka menganggap hal tersebut sebagai sesuatu yang tidak jelas keberadaannya.

wh-8

Sayangnya, tidak ada kelucuan lain selain unsur komedi yang tech savvy seperti ini.Cerita Why Him? memang tidak seratus persen orisinil. Saya pun tidak dapat membayangkan seperti apa jadinya film ini kalau yang memerankannya bukan Bryan dan James. Kekurangan ini ditambah dengan munculnya banyak jokes lokal yang notabene berasal dari acara TV Amerika. Masih mending kalau yang keluar adalah acara-acara beken macam Game of Thrones, Narcos, dsb. Tapi kalau yang tidak kita kenal bagaimana? Dan apakah semua penonton mengikuti Masterchef sampai musim terbaru? Sangat berpotensi membuat garing suasana.

Oh, dan obsesi karakter Kevin Dingle (Pearlman) terhadap Steph sebaiknya dihilangkan saja. Rasanya tidak diperlukan.

wh-7

Why Him? adalah komedi generasi berikutnya dari “Meet the Parents” yang sangat bodoh dan vulgar, tapi tetap hangat dan sarat makna. Mereka punya cast yang bagus dan ditempatkan sesuai dengan karakter masing-masing. Performa dari para cast inilah yang berhasil menutupi kekurangan dari skripnya yang biasa saja, dan beberapa jokes-nya yang terkesan hambar. Overall, it’s still okay. Just sit back, relax and you will be entertained.

@adam_sarga

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s