Tak Berkategori

WHAT WE SAY – INDEPENDENCE DAY: RESURGENCE

idr 4

Director: Roland Emmerich

Starring: Jeff Goldblum, Liam Hemsworth, Jessie T. Usher, Maika Monroe, Bill Pulman, Judd Hirsch, Brent Spiner, Travis Tope, Angelababy, Sela Ward.

Score: 7.5 / 10

“We convinced an entire generation, that this is a battle that we could win. We sacrifice for each other no matter what the cost. And that’s worth fighting for.” – Presiden Whitmore.

Review ini mengandung unsur spoiler. Kamu sudah diperingatkan. 🙂 —

Setelah sukses dengan film-film bertema disaster (The Day After Tomorrow, 2012), Roland Emmerich selaku sutradara yang juga memimpin installment pertamanya 20 tahun silam kembali menyapa para penggemar Sci-fi lewat besutan terbarunya, Independence Day Resurgence (IDR). Roland kembali menghadirkan jajaran aktor lamanya seperti Jeff Goldblum, Bill Pulman, Judd Hirsch, Brent Spiner yang akan reuni untuk kembali mengulang perannya masing-masing. Tak lupa pula ia memperkenalkan jajaran aktor muda berbakat sebagai daya tarik utama film ini yaitu Liam Hemsworth, Jessie T. Usher, Maika Monroe, Travis Tope dan Angelababy. Seperti apa yang terjadi pada rentang waktu masa kini, kisah dalam filmnya pun akan ber-setting 20 tahun setelah film pertamanya rilis.

idr 1

Alien kembali menginvasi bumi setelah 20 tahun yang lalu gagal mengambil alih planet hijau ini. Kini seluruh manusia telah bersatu untuk mempersiapkan kemungkinan adanya invasi berikutnya dengan cara mempelajari teknologi makhluk yang sempat menyerang mereka tersebut. Sebuah U.F.O menunjukkan wujudnya di hadapan garis pertahanan manusia di bulan setelah ada kabar bahwa pos mereka di Saturnus dikabarkan menghilang. U.F.O yang belum sempat melakukan apa-apa itupun berhasil diatasi dengan mudah, namun David Levinson (Goldblum) merasa ada yang aneh dengan pesawat tersebut. Ia pun meminta Jake (Hemsworth), seorang prajurit yang bekerja di bulan untuk menjemputnya dan memeriksa puing-puing pesawat itu.

idr 2

Di lain tempat Bumi sedang memperingati ‘Independence Day’ untuk yang ke 20. Namun di saat yang sama sebuah pesawat tempur alien yang pernah menginvasi mereka, 20 kali lebih besar, datang dengan rencana yang lebih matang. Meski sudah memiliki persiapan selama 20 tahun, namun serangan kali ini akan sama sulitnya dengan invasi pertama mereka ke Bumi. Kapten Dylan Hiller (Usher), yang tidak lain adalah anak dari Steven Hiller, pilot pahlawan dari penyerangan sebelumnya, memimpin pilot generasi masa kini untuk kembali berperang melawan sang ratu alien yang lebih kuat dari sebelumnya.

idr 4

Seperti yang biasa ditampilkan seorang Emmerich. Film ini kaya akan special effect layaknya film-film disaster yang pernah ia buat. Tanpa menghilangkan unsur-unsur utama dari installment pertamanya, Tuan Emmerich membangun beberapa karakter utama baru yang diambil tidak lain dari anak-anak para karakter lama. Bill Pulman sebagai mantan presiden yang memimpin serangan pertama dulu pun kembali tampil apik dengan memotivasi dan berkorban untuk generasi masa kini (meski di awal film sempat terasa pesimis dengan nasib umat manusia).

jake

Sangat disayangkan paruh awal film terasa membosankan. Pembangunan nuansa bahaya beserta perkenalan tokoh-tokoh baru (seperti Jake dan pos di bulan beserta karakter Dylan) terlihat menghambur-hamburkan paruh awal film. Konflik pertama ketika Jake menyelamatkan markas mereka di bulan pun tidak setegang aksi-aksi dalam paruh akhir film. Belum lagi, beberapa kunci utama film ini ternyata berada pada sekuens pembuka. Hal ini tentu saja membuat penonton yang cepat bosan akan melewatkan beberapa detail penting di awal film.

idr 5

Film seakan baru dimulai ketika pesawat alien menginvasi nyaris separuh besar Bumi. Aksi CGI nya luar biasa, tidak hanya sekedar menghancurkan monumen penting. Drama pun mulai dimainkan saat salah satu pilot kehilangan keluarga mereka dihadapannya, juga umat manusia yang berlarian untuk melarikan diri entah ke mana. Untungnya, dalam paruh tengah sampai akhir film yang benar-benar serius, Emmerich sukses menghadirkan jokes yang ‘ngena’ untuk penonton. Alhasil, film ini jadi lebih enjoy untuk dinikmati hingga akhir.

rain

Tak hanya aksi, unsur ketegangan dan harapan juga terus digali hingga ke akar. Tak lupa pula chemistry dari perpaduan karakter yang berbanding terbalik antara Umbutu (Oparei) dan Floyd (Wright) rupanya tidak hanya menjadi sekedar karakter pendukung yang sia-sia. Lalu ada juga karakter dari negeri Cina, Rain (Angelababy). Cewek yang satu ini sukses menjadi scene stealer selama film ini berlangsung, apalagi selama paruh akhir di mana ia terus dipasangkan dengan Charlie (Tope). Titik akhir pertarungan antara ratu alien dengan dua pesawat yang dikendarai Dylan dan Rain menjadi sangat mengesankan ketika dipasangkan dengan detik-detik akhir akan kepunahan Bumi.

idr 2

Overall, meski membosankan di awal (dengan adanya pembangunan nuansa cerita yang flat dan minim jokes yang ‘ngena’), IDR masih bukanlah film yang buruk. Terbukti dari CGI dan jalinan ceritanya yang unik, fantastis dan cerdik, film ini akan menjadi salah satu suguhan sci-fi yang sayang jika dilewatkan tahun ini. Terlebih, Roland juga berencana membangun film ini menjadi sebuah trilogi dengan membangun sebuah jembatan akan perjalanan interstellar sesungguhnya di kalimat penutup film.

@arifrubbiyanto

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s