Tak Berkategori

FRESHMOVIE – THE CONJURING 2: THE ENFIELD POLTERGEIST

con posDirector: James Wan

Starring: Vera Farmiga, Patrick Wilson, Franka Potente, Frances O’Connor, Madison Wolfe, Lauren Esposito, Steve Coulter

Akui saja, masyarakat Indonesia adalah orang-orang yang hobi menonton film bertema mistis dan supranatural. Maaf jika berkata kasar, tapi film Annabelle dan Insidious 3 yang tidak seram saja sukses ditonton oleh banyak orang (bahkan boneka Annabelle dan The Black Bride sempat mampir ke bioskop-bioskop di Jakarta). Kini, penikmat horor dan masyarakat Indonesia sepertinya akan kembali termakan euforia yang sama karena mulai Juni ini film horor paling memorable selama tiga tahun ke belakang, The Conjuring 2, mulai menghantui kita dengan kasus yang tidak biasa lainnya. Judulnya adalah The Enfield Poltergeist, kasus yang menjadi yang paling banyak didokumentasikan dalam sejarah paranormal dunia. Hmmm.. sounds promising!

Di film kedua, pasangan demonologist Ed dan Lorraine Warren akan terbang ke Inggris, tepatnya ke sebuah rumah yang berlokasi di Enfiled, London utara. Semuanya bermula ketika pasangan Warren diperdengarkan pada sebuah rekaman suara dari Bill Wilkins oleh Pastor Gordon (Steve Coulter). Rekaman suara tersebut berisi suara dari Bill, seorang kakek tua berusia 72 tahun, menjelang kematiannya di Enfield. Ed dan Lorraine awalnya menganggap hal tersebut sebagai sesuatu yang biasa. Namun ternyata, suara tadi bukan berasal dari kakek tua. Melainkan dari seorang gadis berusia sebelas tahun. Sontak Ed dan Lorraine saling bertatapan tidak percaya mendengarnya.

MK1_4047.dng

Mereka kemudian terbang menuju rumah yang dikenal dengan sebutan “England’s Amityville” tersebut. Sebuah rumah yang dihuni oleh seorang ibu single parent beserta keempat orang anaknya yang berumur tujuh hingga 13 tahun. Merujuk pada CSI (Committee of Skeptical Inquiry), kasus ini bermula pada tahun 1977. Keluarga dari Peggy Hodgson mulai dihantui hal-hal aneh. Keempat anaknya mulai mengeluh bahwa ranjang tidur dan lemari pakaian mereka bergerak sendiri di malam hari, kemudian terdengar pula ketukan-ketukan menakutkan di sepanjang selasar, dan yang paling gila: salah satu anaknya yaitu Janet Hodgson melayang di udara (levitasi). “Kejadian itu sungguh mengerikan, karena kamu tidak tahu di mana kamu akan mendarat,” ungkap Janet. “Aku ingat saat sebuah tirai melingkari leherku. Aku menjerit. Kukira aku akan mati. Ibu menggunakan seluruh tenaganya untuk merobek tirai, lalu Bill terlihat sangat marah, karena kami sedang berada di rumahnya”.

enfield2

Lebih lanjut, kanal Daily Mail menulis bahwa ada lebih dari 30 saksi mata terkait kejadian – kejadian aneh di Enfield, mulai dari tetangga Peggy (Vic dan Peggy Nottingham), polisi (opsir Carolyn Heeps), fotografer Daily Mirror, kru BBC, hingga investigator SPR (Society for Psychical Resarch); Maurice Grosse dan Guy Lyon Playfair, yang mana menjadi paranormal yang menangani kasus Enfield sebelum Ed dan Lorraine Warren.

Dilansir dari The Telegraph, pasangan Warren kemudian datang untuk menyelidiki kasus ini pada tahun 1978, setahun setelah Enfield ramai diberitakan oleh banyak media dan diselidiki oleh berbagai pihak, mulai dari polisi hingga paranormal. Meskipun muncul dugaan bahwa hantu yang meneror rumah dan keluarga tersebut adalah palsu, Ed dan Lorraine malah semakin percaya bahwa ada yang tidak beres di sana.

con 4

Salah satu kunci dari misteri ini adalah Janet Hodgson. Gadis ini adalah pusat aktivitas dari roh di Enfield atau dengan kata lain, Janet adalah “pintu” bagi Bill Wilkins untuk berkomunikasi. Hal ini dengan jelas ditampilkan oleh James Wan lewat trailer filmnya. Salah satu scene yang ada menampilkan di saat Lorraine (Vera Farmiga) menginterogasi Janet. Dari interogasi tersebut, gadis ini kemudian mengungkapkan ( atau mungkin menyampaikan ) apa yang diinginkan oleh Bill. Ia ingin menyakiti Lorraine. Sekarang. Holy

janet

Kini, Janet berusia 46 tahun dan tinggal di Essex dengan suaminya. Ia mengaku tidak cukup senang atas film-film yang mengangkat kejadian Enfield. Janet mendeskripsikan hal tersebut sebagai trauma. “Itu adalah kasus yang tak biasa. Enfield Poltergeist adalah salah satu kasus mistis paling dikenal di seluruh dunia. Tapi, bagi saya, itu cukup menakutkan. Kupikir kisah ini sangat membekas bagi keluarga kami. Aktivitasnya, atensi yang diberikan publik, orang-orang yang berada di luar dan di dalam rumah. Itu bukan masa kecil yang normal.”

con 4

Bagaimana keadaan rumah tersebut sekarang? Setelah kematian Peggy Hodgson, keluarga dari Clare Bennett dan keempat putranya pindah ke rumah yang berlokasi di 284 Green Street tersebut. Hasilnya? Mereka hanya bertahan dua bulan. Salah satu anak Clare, Shaka (15) berkata: “Malam sebelum kita pindah, aku terbangun dan melihat seorang laki-laki menghampiri kamar tidur. Aku berlari ke kamar ibu dan berkata bahwa kita harus segera pindah. Dan kita benar-benar pindah keesokan harinya”.

@adam_sarga

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s