Tak Berkategori

WHAT WE SAY – MONEY MONSTER

mm 2

Director: Jodie Foster

Starring: George Clooney, Julia Roberts, Jack O’Connell, Giancarlo Esposito, Catriona Baldge, Dominic West

Score: 9/10

Bayangkan aktor sekelas George Clooney memandu sebuah acara televisi. Kemudian Ia disandera saat sedang mengudara lengkap dengan pistol dan peledak di tangan tersangka. Money Monster adalah program TV paling berbahaya dan gila yang disiarkan dengan nyata. Warning: It may contains spoiler!

Lee Gates (Clooney) adalah host sekaligus finance pundit dari acara TV Money Monster yang kurang lebihnya membahas tentang saham, Wall Street, dan sebagainya. Salah satu segmen dari program ini menampilkan Lee yang memberi tahu saham dari perusahaan mana yang sedang hits, dan cocok untuk dijadikan lahan investasi. Sayangnya, prediksi Lee kurang tepat dan mengakibatkan dirinya disandera secara tiba-tiba oleh Kyle Budwell (O’Connell), seorang blue collar asal New York. Penyanderaan ini disiarkan langsung atas permintaan Kyle dan ini membuat produser acara, Patty Fenn (Roberts), harus memutar otak untuk menyelamatkan Lee dan seluruh kru yang bertugas, di mana upaya ini disaksikan oleh jutaan pemirsa di seluruh dunia.

mon 2

Apa yang saya sukai dari film ini adalah feel nya yang sangat muda. Membawakan sebuah drama-thriller dengan mengusung tema finansial tentu bukan sesuatu yang disukai oleh generasi Y dan Z, atau mereka yang tidak berkecimpung di dunia stock exchange. Istilah-istilah ekonomi yang sulit ditakuti dapat mengganggu kenikmatan menonton film semacam ini karena istilah-istilah tersebut digunakan untuk kalangan tertentu saja dan bersifat tidak umum. Namun, Money Monster ternyata lebih bersahabat. Tidak ada istilah-istilah ekonomi yang njelimet. Semuanya dijelaskan dengan cepat dan padat dibumbui oleh humor yang membuat tawa dan cair suasana.

mon 3

Acara Money Monster sendiri dibawakan oleh Lee dengan cara yang asik, alias semi-formal. Tentu Lee menggunakan kemeja dan jas (walaupun dia melepaskan jasnya kemudian), namun cara pembawaan dan gaya bertutur host yang satu ini sangat berbeda dibanding pemandu acara-acara sejenisnya. Lee adalah host yang tidak malu untuk memberikan gimmick apapun sebelum acara dimulai. Ia menari dan bernyanyi dengan luwes di awal acara dan itu berhasil menghubungkan saya sejak menit pertama. Belum cukup? Lee juga suka mengeluarkan jokes-jokes nakal, dan kejutan-kejutan tak terduga seperti potongan-potongan film lawas yang dijadikan bahan lelucon. Lagu tema acara ini juga terdengar upbeat dan ceria. Lee Gates berhasil menjadikan tema finansial sebagai salah satu cabang dari industri hiburan.

mm 4

Hal lain yang saya sukai adalah, kita juga bisa belajar mengenai dunia penyiaran televisi dari sini. Tentu di situasi sebenarnya, tidak ada satupun yang boleh menyiarkan penyanderaan secara langsung. Jika hal ini terjadi, stasiun televisi yang bersangkutan akan langsung memotong acara dengan iklan atau trouble slate khusus dan tidak akan mengudara sebelum situasi terkendali. Yang saya maksud belajar di sini adalah bagaimana sibuknya ruang produksi, yang dipimpin oleh Patty Fenn. Jangan kira acara televisi macam ini hanya dimotori oleh pembawa acara semata. Banyak pihak yang terlibat pula mulai dari produser, juru kamera, boomer, timer, hingga mereka-mereka yang memegang kontrol masing-masing di kabin. Seluruh potongan film lawas yang Lee keluarkan untuk melucu, seluruh data dan grafik yang dikeluarkan Lee untuk berspekulasi, seluruh properti heboh yang kerap Lee gunakan, itu semua adalah hasil kerjasama tim yang solid dan cepat tanggap.

Selain itu, kita juga bisa melihat alat-alat penyiaran dan kemudahan akses yang lebih oke bagi stasiun televisi Amerika. Yang saya tahu, earpiece yang digunakan oleh host berfungsi agar produser bisa memberitahu instruksi-instruksi penting ketika acara sedang berlangsung. Efeknya, seluruh suara dari ruang produksi (tidak hanya suara produser saja) bisa terdengar di telinga sang pambawa acara, which is so disturbing. Tapi di Money Monster keberisikan ini tak akan terjadi karena terdapat tombol mute. Sangat membantu sekali. 🙂

mm 1

Masuk ke cerita, tensi yang berusaha dibangun sutradara Jodie Foster terbilang lumayan. Keputusan tepat bagi Jodie karena Ia memilih Jack O’Connell sebagai motor dari seluruh rangkaian ketegangan. Jack berhasil membawakan karakter Kyle Budwell dengan sangat baik. Emosinya sangat tidak stabil, apalagi setelah uangnya habis gara-gara acara sialan ini. Emosi Kyle sangat meledak di masa-masa awal penyanderaan, namun di pertengahan cerita Ia mulai mereda. Menjelang akhir babak pertama, Kyle hanya sedikit berbicara sebelum letusan peluru menghantar mereka berdua ke babak berikutnya yang terbentang beberapa kilo jauhnya dan  ditonton oleh ratusan warga.

mm 5

Money Monster adalah sebuah fantasi tentang Wall Street yang hanya bisa diwujudkan oleh Hollywood. Walau ada beberapa hal yang jelas tidak mungkin terjadi di dunia nyata dan penuh oleh kata-kata kasar yang tidak cocok didengar oleh audiens yang lebih muda, Jodie Foster berhasil membuat sebuah sajian baru yang segar dan modern. Film ini aslinya biasa saja namun sukses berkat cara mereka memanfaatkan situasi, ditambah chemistry antar pemain yang membuatmu bersimpati, komposisi humor dan keseruan yang saling mengimbangi, dan konspirasi tingkat tinggi. Investasikan uangmu di sini, lengkap dengan nyali dan hati.

@adam_sarga

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s