What We Say

WHAT WE SAY – WARCRAFT: THE BEGINNING

war 3

Director: Duncan Jones

Starring: Travis Flimmel, Paula Patton, Ben Foster, Dominic Cooper, Toby Kebbell, Ben Schnetzer, Rob Kazinsky, Daniel Wu, Anna Galvin, dan Ruth Negga

Score     : 8,2/10

 “Ketika orc dan manusia masing-masing berada di posisi terjepit, apa yang akan mereka lakukan?”

Jika Kalian selama ini menganggap orc sebagai bangsa yang patut dibenci dan perlu dimusnahkan, di film Warcraft:The Beginning ini Kalian akan melihat sisi pandang lain dari bangsa orc yang lebih ‘manusiawi’. Begitu pula dengan bangsa manusia. Tidak setiap manusia berada di posisi yang wajib dibela.

Film Warcraft yang diadaptasi dari game terkenal berjudul sama merupakan film fantasi yang epik. Dengan memiliki subjudul The Beginning maka film ini menceritakan asal mula pertempuran bangsa manusia melawan invansi bangsa orc dari dunia yang berbeda. Oleh karena film ini baru film perdana maka Kalian juga harus bersiap dan bersabar menunggu sekuel demi sekuelnya hingga film ini tamat.

570b0a23951b01.59438655

Film Warcraft diawali dari dunia orc, Draenor, yang akan hancur. Mereka dihadapkan posisi sulit, hancur bersama dunia mereka atau segera menemukan habitat baru dan segera beradaptasi di dalamnya.

Durotan (Toby Kebbell), seorang kepala suku Frostwolf, sedang menunggu kelahiran anaknya. Ia dan istrinya, Draka (Anna Galvin) mencemaskan rencana migrasi mereka ke dunia baru, akan tetapi mereka tak berdaya ketika diperintahkan untuk segera bersiap menembus portal yang dipersiapkan penyihir Gul’dan (Daniel Wu). Penyihir tersebut membuat gerbang ke dimensi lain dengan sihir yang sangat kuat. Tak lama berselang rombongan pertama orc tersebut telah menembus portal dan berada di sebuah hutan di Azeroth.

wm0

Di tempat berbeda Anduin Lothar (Travis Fimmel), komandan kerajaan Stormwind di Azeroth sedang mencobai penemuan baru bangsa kurcaci. Ia dikejutkan berita buruk tentang kematian sepasukan kerajaan. Temuan penyihir muda bernama Khadgar (Ben Schnetzer), membuat Lothar merasa sesuatu yang jahat tengah menanti mereka.

Keduanya menemui Raja Llane Wrynn (Dominic Cooper) dan kemudian meminta saran sang penjaga, penyihir terkuat bernama Medhiv (Ben Foster), untuk mengetahui kejadian sebenarnya. Rupanya bangsa Orc sudah menyerang berbagai desa dan menawan sebagian di antaranya. Ada sihir jahat yang digunakan oleh Gul’dan terlarang digunakan di Azeroth. Dengan sihir jahat tersebut Gul’dan memiliki misi yang lebih besar.

warcraft-the-beginning-fimmel-cooper-foster

Warcarft merupakan game yang populer sejak pertengahan 90-an. Game ini bisa dianggap sebagai nenek moyang DotA yang merupakan singkatan dari Defense of The Ancients, sebuah permainan dengan multipemain dan arena modifikasi.

Warcraft memang memiliki rumus yang menarik sebagai film fantasi. Ada orc, peri, kurcaci, dan penyihir. Dari semua ‘bahan’ film fantasi ini memang baru orc dan penyihir yang ditonjolkan. Tapi dua sosok ini sudah membuat film Warcraft menjadi tontonan yang mengasyikkan. Saya menikmati film ini dari awal dan tidak terasa film berdurasi dua jam lebih ini telah berakhir. Rasanya saya sudah tak sabar menunggu kelanjutan film ini.

Menurut saya Duncan Jones, sutradara film, berhasil memindahkan kisah game ini menjadi sebuah film fantasi yang menarik. Visual cerita ini cukup halus dan indah dengan special effect, motion picture, dan CGI. Apalagi ketika menggambarkan menara Karazhan, tempat tinggal penyihir Medhiv, dan negeri Kirin-Tor, akademi para penyihir.

Warcraft-Gallery-04

Tokoh Anduin Lothar bisa disebut sebagai the next Aragorn (Lord of The Rings) atau the next Jon Snow (Game of Thrones) karena ialah tokoh protagonis yang siap menghadapi serbuan bangsa orc dan melindungi sang raja. Pemeran Lothar, Travis Fimmel, telah memiliki pengalaman menjadi pejuang berkat perannya sebagai Ragnar Lothbrok di film serial televisi Vikings.

Bangsa orc digambarkan dalam film ini begitu brutal dalam berkelahi. Pertempuran mereka dengan manusia lebih ganas dibandingkan yang pernah digambarkan dalam film-film fantasi sebelumnya. Alhasil film ini tidak layak ditonton oleh anak-anak karena sarat adegan kekerasan.

Di luar keganasan bangsa Orc, Kalian akan dibuat secara sukarela bersimpati dengan sebagian dari mereka. Masih ada di antara bangsa Orc yang menjunjung tinggi kehormatan. Dalam film ini juga ada konflik internal bangsa Orc yang bakal membuat emosi Kalian bercampur aduk. Bersiaplah juga dengan twist-nya.

war

Film Warcraft membuat anggapan adaptasi game kurang sukses ketika diadaptasi sebagai film live action tidak terbukti. Kesuksesan film Warcraft ini melengkapi deretan film live action populer dari game seperti Tomb Raider, The Resident Evil, dan The Prince of Persia.

@dewi_puspa00

 

Advertisements

One thought on “WHAT WE SAY – WARCRAFT: THE BEGINNING

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s