Tak Berkategori

WHAT WE SAY – MY BIG FAT GREEK WEDDING 2

cw192dju4aao657-jpg-large

Director:  Kirk Jones

Starring: Nia Vardalos, Elena Kampouris, John Corbett, Michael Constantine, Lainie Kazan, Andrea Martin, Alex Wolff.

Score: 7.8/10

Empat belas tahun lalu, film yang ditulis oleh aktris berbakat nan humoris, Nia Vardalos yang juga memerankan Fotoula Portokalos pada film ini, berhasil berada di deretan box office. The Big Fat Greeks Wedding yang pertama merupakan the highest-grossing romantic comedy of all time. Tidak hanya itu, film ini meraih nominasi pada The 75th Academy Awards saat itu untuk kategori Best Original screenplay! Film komedi romantis tentang keluarga imigran Yunani dari klan Portokalos yang digambarkan ribut tapi friendly ini benar-benar menarik untuk diikuti. MBFGW yang pertama bercerita tentang Toula yang jatuh cinta kepada pria yang bukan seorang Yunani, Ian (John Corbett). Kali ini, MBFGW 2 menceritakan tentang keduanya yang menghadapi masalah percintaan setelah mereka hanya berfokus pada Paris (Kampouris), putri mereka. Di tengah kesibukan putri mereka yang sedang mencari universitas, terkuaknya rahasia dalam keluarga membuat mereka juga harus berurusan dengan… sebuah pernikahan lagi.My-Big-Fat-Greek-Wedding-Trailer-705x290

Hal yang pertama kali disadari saat menonton film ini adalah twist yang cukup mengejutkan. Awalnya, saya kira film ini akan menjadi panggung bagi Paris (Elena Kampouris), ternyata bukan. Film ini memiliki tiga cerita dari tiga generasi yang berbeda, yang ketiganya disatukan karena harus repot oleh sebuah pernikahan!

Ya, MBFGW 2 memang film untuk semua generasi. Tiga generasi dalam film memiliki kepentingan yang berbeda-beda, hal itu juga yang membuat film ini ramai oleh kepentingan satu sama lain yang saling berbenturan. Dari kalangan senior, Gus (Michael Constantine) dan Maria (Lainie Kazan), yang hanya memikirkan dosa, cucu, dan tradisi. Kemudian angkatan di bawahnya, pasangan dengan satu anak, Toula dan Ian, yang memikirkan anak dan percintaan mereka. Kemudian anak perempuan remaja, Paris, yang memikirkan kebebasan, studinya di masa depan dan juga… pasangan prom-nya.

MBFGW 2 merupakan sitkom yang hangat dan manis. Saya pribadi dan mungkin juga para muda-mudi, ikut merasakan apa yang dirasakan oleh Paris. Keluarga klan Portokalos yang ribut ini meski keberadaannya seringkali mengganggunya, namun terasa ketulusannya. Gaya sitkom dengan banyak interupsi yang random dalam film ini memang membuat saya tertawa sekaligus heran oleh ulah anggota keluarga yang nyeleneh, namun ketulusan mereka menenangkan.

Meski banyak interupsi random yang lebay dan tidak masuk akal, MBFGW 2 sangat jujur mengenai  bagaimana kehidupan setelah menikah. Tentang berkurangnya romansa antara pasangan yang telah memiliki keturunan, karena memikirkan anak tercinta semata, tentang hubungan pasangan tua yang alot karena sikap laki-laki yang telah lama menikah tidak lagi harus berusaha romantis (Bahkan cenderung  menganggap istri bertanggung jawab mengurus dirinya seperti seorang perawat), tentang nasib wanita yang tergantung oleh siapa yang ia nikahi (Karena sejak dulu wanita dididik untuk menikah), dan tentang wanita yang memilih jalan bertualang dengan membangun keluarga.

my-big-fat-greek-wedding-2-reviews-cast

Pada sekuel ini, seluruh anggota keluarga muncul meninggalkan akting yang begitu berkesan. Ulah keluarga besar Yunani ini membuat semua orang dalam studio ngakak. Mulai dari kakek-nenek, orangtua, paman-bibi, juga para sepupu Paris. Tokoh kunci dalam film sekali lagi adalah kepala keluarga besar ini, Gus, lelaki tua yang sombong dan suka bergumam. Sang Kakek yang mengklaim Bangsa Yunani sebagai bangsa penyumbang terbesar dalam peradaban, tidak bisa menggunakan komputer. Dalam usaha pembuktian bahwa ia adalah keturunan Alexander The Great, dibutuhkan orang sekampung untuk membantunya mengisi isian di internet.

Ulah Gus yang seorang pemegang tatanan jaman dulu alias konservatif seringkali menghibur. Gus hanya membanggakan keturunan Yunani. Lucu bahwa pernikahan hanya ditujukan untuk berkembang biak, karena Paris diharuskan oleh Gus untuk mencari pasangan orang Yunani agar dapat mengembang-biakkan bayi-bayi Yunani!

My-Big-Fat-Greek-Wedding-2-Movie-Wallpaper-37

Sementara itu, predikat scene stealer jatuh kepada Bibi Voula (Andrea Martin). Wanita dengan semangat tak termakan usia ini dapat mengorganisir seluruh anggota keluarga. “Telephone, telegram, tell the Greeks!” begitulah jargonnya pada suatu kali saat ia memanggil seluruh anggota keluarga.Tak ada yang bisa disembunyikan dari keluarga ini.

Ia juga memiliki saran-saran jitu, meski terkadang sikapnya yang terlalu terbuka dianggap tidak senonoh oleh sebagian orang. Momen paling berkesan adalah saat ia memberikan saran untuk pasangan Toula dan Ian untuk kembali berkencan, dan mencoba tidak membicarakan tentang anak mereka. Sebelum kencan Bibi Voula memberikan Toula sebuah lingerie satin dan mengatakan, “Shave everything!

@mutshiaa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s