Tak Berkategori

FRESHMOVIE – POINT BREAK

Director : Ericson Core

Starring : Luke Bracey, Edgar Ramirez, Teresa Palmer, Ray Winstone

There are some who do not fear death for they are more afraid of not really living

pb 1

Kata-kata itulah yang akan kamu baca pertama kali saat menonton trailer pertama dari Point Break yang rilis saat musim panas kemarin. Film action-heist yang satu ini dapat dibilang “nge-hits parah” pada tahun 90-an, tepatnya setelah dirilis di tahun 1991. Maka dari itu, film yang versi aslinya disutradarai oleh Kathryn Bigelow dan dibintangi Keanu Reeves ini kemudian di-remake oleh sutradara Ericson Core, yang terkenal lewat Fast and Furious ( 2001 ). Ericson, yang tahu bahwa Point Break telah meninggalkan kesan mendalam, terutama bagi para penggemarnya, berjanji akan memuaskan dahaga dan rasa kangen yang sudah 24 tahun lamanya. Salah satunya dengan cara tetap setia dengan versi aslinya. Keputusan ini dianggap tepat mengingat kesuksesan film pertamanya tidak main-main.

pb jadul

Bagi kamu generasi baru, Point Break adalah film yang “over the edge” pada zamannya karena menampilkan banyak adegan aksi gila. Ceritanya sendiri tentang seorang agen FBI muda bernama Johnny Utah yang ditugaskan untuk menyusup ke sebuah organisasi yang diduga merupakan dalang dari sebuah pencurian yang “tidak biasa”. Tidak biasa yang dimaksud bukan hanya mengacu pada target pencurian mereka, namun juga cara yang mereka gunakan. Perlu digarisbawahi bahwa organisasi yang dipimpin oleh Bodhi ini berisikan atlet-atler olahraga ekstrim yang tentunya melakukan seluruh aksinya dengan cara yang tidak masuk akal bagi orang biasa. Penyamaran Johnny yang awalnya berhasil berkat kemampuan olahraga ekstrimnya lambat laun mulai terungkap. Setelahnya, Ia dihadapkan pada dua pilihan ; membuktikan dirinya setia pada Bodhi atau tetap menjalankan tugasnya.

POINT BREAK

Anyway, ada dua fakta mengagumkan dari Point Break versi kekinian ini. Pertama, proses produksi dilakukan hampir di seluruh belahan dunia, tepatnya sepuluh negara termasuk Swiss, Italia, Tahiti, dan Venezuela. Khusus di Venezuela, Point Break mengambil adegan di air terjun tertinggi di Dunia, yaitu Angel Falls, yang mana akhirnya menjadi salah satu sequence termahal film hingga menyentuh angka 500 ribu USD. Kepada majalah TOTAL FILM UK, sutradara Ericson mengatakan para atlet pilihannya menjadi faktor penting disini. “Mereka benar-benar menjadi orang yang akan memimpin kita di tempat-tempat paling menakjubkan di dunia,” ujarnya. “Aku sangat beruntung bisa mendapatkan dan membuat film ini bersama mereka”. Namun sayang, tidak seluruhnya berjalan mulus. Beberapa kecelakaan sempat mewarnai proses syuting. Salah satunya adalah yang dialami oleh peselancar Laurie Towner yang mengalami patah tulang saat pengambilan gambar berlangsung di Tahiti.

wingsuiting

Fakta kedua lebih mencengangkan, dan tentu menjadi angin segar bagi kamu pecinta film-film aksi ; NO CGI! “Ericson tidak menginginkan itu,” ungkap pilot wingsuit, Jeb Corliss. “Maka dari itu dia menginginkan atlet-atlet olahraga ekstrim terbaik dari berbagai cabang”. Lebih jauh, Jeb juga mengungkapkan betapa beratnya tantangan yang harus dihadapi oleh para atlet disini, dimana mereka semua diminta untuk melakukan hal-hal yang tidak pernah dilakukan sebelumnya. “Ada bahkan satu sequence yang memakan waktu hingga enam pekan. Dan di sana setiap orang harus melakukan lompatan ( wingsuiting ) sampai 60 kali”. Belum cukup dengan wingsuit? Tenang, segala hal yang kamu butuhkan dari adegan ekstrim a la X-Games tersaji lengkap di Point Break! Big-wave surfing? Sheer-face snowboarding? Free rock-climbing? High-speed motorcycling? All checked!!

FYI, skateboarder profesional sekelas Bob Burnquist juga terlibat di film ini lho! Makin lengkaplah sudaaah!! ๐Ÿ˜€

jhonny utah

Terakhir, bukan Point Break namanya jika tidak ada Jhonny Utah. Luke Bracey ( The Best of Me ) didaulat menjadi Johnny Utah yang baru menggantikan Keanu Reeves dan dirinya sempat tidak mempercayai hal tersebut. “Aku tidak percaya diriku berada di dalam film ini. Aku tidak percaya aku adalah Jhonny Utah!” papar aktor berusia 26 tahun ini ke TF. Namun, berkat pengalamannya tumbuh sebagai seorang peselancar di daerah Sydney, Luke tetap optimis dirinya akan mengemban tugas ini dengan baik. Bahkan, Ia pun terlihat cukup pede dengan pencapaiannya sejauh ini. “Mungkin kita akan membuat delapan film lagi setelahnya. Siapa tahu?”. Well, a sequel possible is not a bad thing we guess. ๐Ÿ™‚

@adam_sarga

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s