HYPE

HYPE – What’s Actually Happened with FANTASTIC FOUR ?

f4 5

Menjelang perilisannya yang tinggal dua hari lagi di bioskop seluruh Indonesia, film superhero Fox / Marvel, Fantastic Four diguncang masalah. Dan ternyata, masalah ini bukanlah sesuatu yang bisa dianggap remeh.

ff wp

Semua ini muncul setelah World Premiere FF pada tanggal 4 Agustus lalu. Well, sebenarnya kami sudah mendapatkan firasat buruk mengenai film ini pada tanggal 3 Agustus malam hari WIB. Beberapa situs menuliskan tweet yang disertai sebuah tautan artikel yang berisi pembelaan yang dilakukan oleh produser seklaigus co-writer FF, Simon Kinberg terhadap filmnya tersebut. Simon mengatakan bahwa apa yang terjadi pada film Fantastic Four terbaru ini bukanlah sebuah bencana. Apa? Bencana? Hei ayolah, Tuan Kinberg! Dunia saja belum melihat filmnya! Saya-pun tidak habis pikir Beliau mengatakan hal tersebut setelah merilis beberapa trailer dari FF yang bagi saya pribadi, terlihat sangat menjanjikan.

box office f4 1Benar saja, sesaat setelah filmnya selesai diputar, Fantastic Four langsung dibombardir oleh review super negatif dari para kritikus Amerika Serikat. Tweet mengenai review FF pertama kali saya lihat dari Variety pada tanggal 4 Agustus yang menuliskan bahwa Fantastic Four belum cukup berhasil menyelamatkan franchise yang diangkat dari komik Marvel ciptaan Stan Lee dan Jack Kirby ini. Okay, what else? Whoaaa.. Disaster! Setelah melihat review yang menurut saya masih cukup “baik” tersebut, mulai bermunculan ulasan lebih sadis lainnya mengenai film ini yang membuat FF terbenam di dasar Rotten Tomatoes. Bahkan, berita terakhir menunjukkan bahwa Fantastic Four, setelah dirilis secara luas di AS, menjadi film superhero paling gagal dengan raihan hanya mencapai 25 juta USD. Ini jauh dibawah pencapaian dua film sebelumnya, walaupun kita harus ingat bahwa ini baru minggu pertama.

box office f4 2

So nowwhat is actually happens with this movie? Hey, kamu harus ingat bahwa Fantastic Four disutradarai oleh Josh Trank, yang sukses ( ya, benar-benar sukses ) dengan film Chronicle. Selain itu, film ini juga diisi oleh cast yang fantastis, dan juga didanai dengan sejumlah uang yang juga fantastis ( kurang lebih 120 juta USD ). Lebih jauh lagi, Fantastic Four menawarkan cerita yang jauh berbeda, dan terkesan radikal dibanding dengan dua film sebelumnya. Dari trailer yang ditampilkan sejauh ini, Josh Trank betul-betul ingin menampilkan FF yang lebih membumi, berbasis karakter, dan dengan tone yang lebih gelap. Tapi kenapa dengan semua keunggulan tersebut film ini akhirnya malah dicerca habis-habisan?

ff rt

Diambil pada tanggal 5 Agustus 2015

Respon yang paling mencengangkan terkait review negatif Fantastic Four datang dari sutradaranya sendiri. Anehnya, bukannya bertanggung jawab dengan film yang Ia buat, Josh Trank malah memberikan pernyataan lain di Twitter, bahwa Fantastic Four yang akan kamu saksikan nanti bukanlah Fantastic Four yang Ia inginkan! OMG…

jt tweet

Josh menulis tweet , yang dianggap sebagai tindakan yang kurang terpuji tersebut, pada hari perilisan FF di Amerika, yang kemudian langsung dihapus setelahnya. Namun, nasi sudah menjadi bubur, bro! Tweet kontroversial dari sutradara muda potensial sekelas Josh Trank ini langsung menimbulkan kekacauan di dunia maya. John Campea dari Colider Movie Talk mengatakan hal yang sangat menghebohkan bahwa menurut sebuah sumber yang berasal dari “orang dalam”… oke, kami akan kutip saja perkataannya ya 🙂

The movie had Josh Trank and Fox had agreed on meeting included three really big action set pieces. Before production began, Fox came in, and pull three main action sequences out of the film. The ending of the film is not even Josh Trank’s”

Setelahnya, John juga mengutarakan bahwa Ia bertemu dengan sumber kedua, yang mana mengkonfirmasi hal tersebut.

“They taken out big set pieces and essentially put out the film that was not a film that they originally sat down to make.”

Dikuatkan dengan pernyataan seorang sutradara lainnya yang sempat bekerja sama dengan Fox, dimana ia berpendapat bahwa “kamu tidak bisa melakukan apapun” mengenai hal semacam itu, membuat John berani mengatakan bahwa film Fantastic Four yang akan kamu lihat nanti bukanlah film yang Josh Trank inginkan! He also said that the studio went beyond the line, dan terlalu campur tangan dengan kreativitas sang sineas. Walaupun kita tidak bisa menyalahkan studio begitu saja karena ini adalah film mereka ( dan Fox di lain sisi juga memiliki banyak film superhero yang keren ) John sepertinya cukup yakin bahwa ini adalah hari sial untuk Fox. Berikut video lengkapnya :

Kebetulan sekali, berbicara tentang kreativitas yang terkesan “dikekang”, news flash dari kanal lainnya, yaitu Clevver Movies memberitakan hal serupa. Lewat video yang di-upload pada tanggal 7 Agustus kemarin, host Erin Robinson mengatakan hal berikut :

“He ( Trank ) didn’t feel that he had a freedom on the movie that he required which isn’t too uncommon when it comes to big budget studio films.”

Anyway, sebuah artikel yang kuat ditulis oleh Anthony Breznican, senior writer untuk tabloid Entertainment Weekly. Pendapat kami mengenai artikel tersebut adalah, Josh Trank merupakan sutradara muda yang tidak diragukan lagi kapastiasnya pasca kesuksesan Chronicle. He is a good storyteller. Namun sayang, personality-nya tidak cukup kuat untuk meng-handle sebuah film besar, yang mana juga turut dicampur-tangani oleh pihak studio. Kami berpendapat seperti itu karena di dalam artikel tersebut, Anthony juga me-mention beberapa sutradara lainnya yang bisa selamat dari sikon serupa, seperti Spielberg, dan Francis F. Coppola. Artikel selengkapnya bisa dibaca disini : ( http://www.ew.com/article/2015/08/07/fantastic-four-josh-trank-tweet ) via @EW

f4 1

Well, apapun yang terjadi dibailk proses produksi Fantastic Four, kita sebagai penonton biasa tidak dapat menyimpulkan siapa yang harusnya bertanggung-jawab. Apakah studio, atau Josh Trank, atau para pemain, kita tidak bisa, dan tidak ingin mengomentari lebih jauh. Kami hanya ingin memberi tahu kejadian yang sekarang sedang terjadi, yang begitu kompleks dan tidak ada yang tahu kebenarannya mengenai film ini. Jadi, kamu tidak bisa semena-mena menilai film ini kurang bagus hanya lewat situs, padahal kamu sendiri belum menonton filmnya!

f4 3

 

Apapun hasil akhirnya nanti, apakah betul bahwa FF seperti “dua film yang betul-betul berbeda namun berada di jam penayangan yang sama” atau tidak, kami tetap mengucapkan selamat atas rilisnya Fantastic Four, dan semoga masalah ini bisa diselesaikan dengan cara baik-baik, karena jujur saja, bagi para fans, hal ini sungguh menyakitkan.

Fantastic Four rilis di Indonesia mulai tanggal 12 Agutus 2015, dan review ( What We Say ) dari FF akan kami publish di minggu berikutnya.

@adam_sarga

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s