Tak Berkategori

FRESHMOVIE: TOBA DREAMS

Toba-Dreams-PosterSetelah dua pekan lalu sebuah film yang mengangkat tema dengan nuansa kedaerahan Sumatera Utara, Bulan di Atas Kuburan, tayang di bioskop Indonesia, pekan ini film dengan nuansa kedaerahan yang sama sekali lagi mengisi layar lebar nusantara, ToBa Dreams. Film ini diangkat dari sebuah novel dengan judul yang sama karya Letnan Jenderal (Purn.) Dr. (HC) Tiopan Bernhard Silalahi (selanjutnya ditulis T.B. Silalahi). Ia adalah seorang Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dalam Kabinet Pembangunan VI pada masa pemerintahan Orde Baru yang dipimpin oleh Presiden Soeharto (1993—1998). Ia juga merupakan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden pada tahun 2008—2010. ToBa Dreams berkisah mengenai perjalanan hidupnya semasa di militer dan setelah pensiun dan hubungannya dengan anak lelakinya, serta hubungan percintaan anak lelakinya. ToBa Dreams disutradarai oleh Benni Setiawan (Madre, Laskar Pelangi 2: Edensor) dengan naskah yang ditulis oleh T.B. Silalahi sendiri bersama sang sutradara.

048464900_1428067230-Vino2ToBa Dreams bercerita mengenai dua orang bapak-anak, Sersan Tebe dan Ronggu. Kepensiunan Sersan Tebe dari militer mengantarnya pulang ke tanah kelahirannya, Sumatera Utara. Ronggu yang sejak kecil tidak mengenal tanah kelahirannya, ditambah dengan didikan keras dari ayahnya, memberontak karena tidak dapat menerima kepindahan mereka ke tanah kelahiran yang sama sekali tidak dikenalnya tersebut. Konflik bapak-anak yang sejak awal sudah begitu kompleks ini pada akhirnya tidak menemui titik temu karena ego tinggi yang dimiliki keduanya. Ronggu memutuskan untuk pergi ke Jakarta bersama Andini, perempuan yang dicintainya dengan cinta yang juga ditentang oleh ayahnya karena perbedaan suku dan agama. Di Jakarta, Ronggu memutuskan untuk menjadi bos mafia narkoba.

00067195Film ini menjadi menarik karena diangkat dari kisah nyata tentang hubungan bapak-anak dan suami-isteri yang begitu kompleks. Kisah tersebut ditulis sendiri oleh seorang tokoh yang mempunyai catatan hidup panjang, tetapi tidak diniatkan sebagai biopik, melainkan sebuah cerita keluarga. Yang juga menarik, film ini dengan berani berbicara tentang konflik dengan aspek suku dan agama yang terkadang masih enggan dibicarakan oleh orang banyak. Sebuah keberanian yang tentunya patut diapresiasi. ToBa Dreams secara garis besar berbicara tentang pengabdian pada bangsa dan hubungan keluarga.

B1Re1B-CYAAyxQqSelain dari segi cerita, ToBa Dreams juga menjadi menarik karena diperankan oleh pasangan aktor-aktris dan suami-isteri, Vino G. Bastian dan Marsha Timothy. Bagaiamana mereke menampilkan chemistry sebagai sepasang kekasih yang bukan mereka dalam film adalah satu hal yang layak ditunggu. Syuting yang dilakukan tidak lama setelah sang isteri melahirkan juga membuat mereka selalu membawa anak pertama mereka itu ke lokasi syuting bersama. Pengalaman yang pasti berkesan bagi keduanya. Selain Vino dan Marsha, ada beberapa nama yang juga mengambil peran dalam film ini, seperti Mathias Muchus yang berperan sebagai Sersan Tebe, Jajang C. Noer, Haykal Kamil, Judika, dan Raymond Y. Tungka.

smallthumb_vidIdFC_31032015_040506Mengangkat tema yang cukup luas dan berkisah tentang keluarga, rasanya ToBa Dreams layak untuk ditonton bersama keluarga. Hal-hal baik dalam film ini tentu dapat dijadikan pembicaraan dan pelajaran untuk keluarga kita. ToBa Dreams mulai tayang di bioskop Indonesia pada tanggal 23 April 2015. Mari, tonton bersama.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s